Benang induk poliester adalah bahan multifilamen, mirip dengan benang konvensional, yang mampu dipisahkan menjadi beberapa monofilamen halus melalui proses pemisahan.


Deskripsi Produk
Proses produksi benang induk mirip dengan benang fully drawn (FDY) tradisional, terutama meliputi langkah-langkah berikut: pertama, butiran benang dilelehkan dan dipintal; kemudian mengalami pendinginan dan pelumasan; selanjutnya diregangkan dan diberi perlakuan panas; dan akhirnya digulung.
Tujuan utama produksi benang induk adalah untuk mendapatkan monofilamen dengan kinerja unggul. Monofilamen ini memiliki kekuatan tinggi dan tahan lama, cocok untuk produk tekstil dengan persyaratan material tinggi, seperti pakaian olahraga, pakaian dalam, dan kaus kaki.
Dalam industri tekstil, benang induk tidak hanya dapat digunakan langsung sebagai bahan baku untuk produk akhir, tetapi juga dapat diproses menjadi berbagai tekstil lain melalui pencelupan, tenun, dan proses lanjutan lainnya. Selain itu, dengan menyesuaikan parameter proses selama tahap pemintalan dan peregangan, sifat fisik benang induk dapat disesuaikan secara fleksibel untuk memenuhi kebutuhan aplikasi yang berbeda. Sebagai contoh, meningkatkan rasio peregangan membantu meningkatkan kekuatan benang, sedangkan menyesuaikan laju pendinginan dapat memengaruhi struktur kristal dan morfologi benang.
Parameter
| Pengepakan | Kertas Robbin |
| Gaya benang | FDY |
| Kualitas | Kelas AA |
| Gloss | Spesifikasi |
| SD (semi dull) | 80D/12F, 240D/12F, 200D/10F, 360D/12F, 300D/10F, 400D/10F, 500D/10F |
| BRT (bulat mengilap) | 80D/12F、240D/12F、200D/10F、 360D/12F、 300D/10F、400D/10F、 500D/10F |
| TBR(trilobal) | 180D/12F、240D/12F、200D/10F、360D/12F、300D/10F |
Aplikasi
Benang induk poliester digunakan dalam sari, gaun, gorden, dan kelambu, serta dalam industri otomotif dan pembuatan sepatu atletik.